Hubungi CS Online Kami

CS 1 CS 2

Info pemasangan iklan hubungi 0856-4774-0818 /0813-2876-5444 / 0853-2877-8500 /0813-2764-5000

Program | NEWS BMSTV KEBUMEN

WARGA BUAYAN MENINGGAL DUNIA TERSAMBAR PETIR SAAT MEMBAJAK

Deskripsi

Mad saedi (71) warga desa jatirata, kecamatan buayan,kebumen, meninggal dunia saat membajak sawah. Peristiwa tersebut terjadi saat hujan turun pada senin sore kemarin sekitar pukul 14.00 wib. Dari hasil olah tkp, kuat dugaan korban meninggal karena tersambar petir.

Kilatan petir menggelegar memekakkan telinga dua orang petani, tohir (66) dan dimyati (60) warga desa jatirata, kecamatan buayan, kabupaten kebumen saat sedang menggarap sawahnya di desa setempat. Kilatan yang berjarak sekitar 200 meter dari tohir dan dimyati tersebut, tepat berada di titik mad saedi (71) warga setempat, yang sedang membajak sawah menggunakan mesin traktor. 

Setelah kejadian itu, keduanya dikejutkan dengan pemandangan "horor", mesin traktor berjalan tanpa awak joki di atas sawah milik pemerintah desa setempat. Dan tak jauh dari mesin traktor, terlihat mad saedi tersungkur di lumpur genangan air. Peristiwa itu terjadi saat hujan turun pada senin sore kemarin sekitar pukul 14.00 wib.

Kasi humas polres iptu tugiman, menyampaikan adanya informasi tersebut, petugas polsek buayan segera datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (tkp). Dari hasil olah tkp, kuat dugaan korban meninggal karena tersambar petir. 

Keterangan ini diperkuat dari hasil pemeriksaan yang dilakukan oleh puskesmas buayan yang menemukan bekas luka bakar di tubuh korban. Adanya kejadian tersebut, warga diimbau untuk selalu memperhatikan keselamatannya, terutama saat membajak sawah.

05 Nov 2021 09:01:34

Video Lainnya

SEORANG PEKERJA BANGUNAN TEWAS TERSENGAT LISTRIK SAAT BEKERJA MEMBANGUN SEBUAH RUKO

Nasib naas menimpa seorang pekerja bangunan bernama didi aryanto warga desa kalirejo, kebumen. Ia tewas tersengat listrik saat bekerja membangun sebuah ruko di jalan pemuda selatan kelurahan kebumen.

Seorang pekerja bangunan tewas tersengat listrik diatas gedung saat sedang bekerja, peristiwa tersebut terjadi pada senin siang, 25 oktober 2021. Ketika itu korban sedang mengerek bahan bangunan. Namun naas, besi yang untuk mengerek tersebut menyentuh kabel listrik tegangan tinggi, hingga berakibat korban tersengat listrik.

Korban diketaui bernama didi aryanto warga desa kalirejo, kebumen. Ia tewas tersengat listrik saat bekerja membangun sebuah ruko di jalan pemuda selatan kelurahan kebumen. Menurut keterangan winda warga setempat, saat kejadian ia sempat terdengar ledakan. Ia sempat mengira asal ledakan tersebut berasal dari travo listrik. Akan tetapi setelah keluar ternyata korban telah tersangkut di atas bangunan.

Saefudin salah seorang rekan kerja korban mengaku pada saat kejadian tidak ada yang berani menolong. Karena pada saat itu tubuh korban masih menempel di kabel listrik yang bertegangan tinggi.

Sementara itu, iwan selaku teknisi dari pln kebumen, mengatakan bahwa seorang pekerja bangunan tersebut terlalu dekat dangan jaringan induk listrik pln hingga berakibat korban tersegat teganggan tinggi. Dengan kejadian ini masyarakat diimbau, agar lebih berhati hati dengan jaringan listrik atas. Selian itu ketika akan mengerjakan bangunan didekat jaringan listrik supaya berkoordinasi dengan pihak pln.

VCT BAGI PEKERJA SEKS

Bertempat di Kantor Desa Kalitengah, Kecamatan Gombong, Kabupaten Kebumen, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Soedirman menggelar kegiatan sosiomedis kepada masyarakat. Kegiatan sosiomedis tersebut diikuti oleh ibu-ibu PKK dan para remaja putri desa setampat.

Kabag TU RSUD Soedirman Indri Yulianto mengatakan, beberapa kegiatan sosiomodis kali ini diantaranya, Sosialisasi dan edukasi masyarakat tentang deteksi dini kanker leher Rahim, Sosialisasi Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) di masa pandemi, dan pemeriksaan Pap Smear secara gratis.

“Kegiatan sosiomedis ini dilakukan sebagai bentuk wujud kepedulian RSUD dr Sudirman Kebumen didalam memberikan pelayanan kepada masyarakat”ungkapnya.

Pada kesempatan ini juga dilakukan Pemeriksaan Voluntary Counseling Testing (VCT) mobile secara sukarela yang diikuti oleh para Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokalisasi. Pemeriksaan VCT ini sudah rutin dilakukan oleh pihak RSUD selama 3 tahun terakhir. RSUD Soedirman selama ini aktif melakukan dengan sosialisasi, pemantauan dan pendataan di lokalisasi Kalitengah. Penanganan medis dan pengobatan diberikan secara gratis kepada pasien yang terdeteksi kanker leher Rahim.

PEKERJA BANGUNAN TEWAS TERSENGAT LISTRIK DIATAS GEDUNG

Seorang pekerja bangunan tewas tersengat listrik diatas gedung saat sedang bekerja, peristiwa tersebut terjadi pada Senin siang, 25 Oktober 2021. Ketika itu korban sedang mengerek bahan bangunan. Namun naas, besi yang untuk mengerek tersebut menyentuh kabel listrik tegangan tinggi, hingga berakibat korban tersengat listrik.

Korban diketaui bernama Didi Aryanto warga Desa Kalirejo, Kebumen. Ia tewas tersengat listrik saat bekerja membangun sebuah ruko di jalan Pemuda Selatan Kelurahan Kebumen. Menurut keterangan Winda warga setempat, saat kejadian ia sempat terdengar ledakan. Ia sempat mengira asal ledakan tersebut berasal dari travo listrik. Akan tetapi setelah keluar ternyata korban telah tersangkut di atas bangunan.

Saefudin salah seorang rekan kerja korban mengaku pada saat kejadian tidak ada yang berani menolong. Karena pada saat itu tubuh korban masih menempel di kabel listrik yang bertegangan tinggi.

Sementara itu, Iwan selaku teknisi dari PLN Kebumen, mengatakan bahwa seorang pekerja bangunan tersebut terlalu dekat dangan jaringan induk listrik PLN hingga berakibat korban tersegat teganggan tinggi.

“Dengan kejadian ini masyarakat diimbau, agar lebih berhati hati dengan jaringan listrik atas. Selian itu ketika akan mengerjakan bangunan didekat jaringan listrik supaya berkoordinasi dengan pihak PLN”pungkasnya.        

SEORANG NENEK DITEMUKAN MENINGGAL DISALURAN IRIGASI

Seorang nenek warga Desa Kembangsawit, Kecamatan Ambal, Kebumen ditemukan meninggal dunia di Saluran Irigasi BKT8 Desa Tanjungmeru, Kecamatan Kutowinangun. Korban bernama Sarijem (64) sebelumnya yang diketahui pergi dari rumah karna pikun.

“Korban pertama kali ditemukan oleh warga dalam kondisi tertelengkup di saluran irigasi, kemudian warga melaporkan ke pihak berwajib dan mengevakuasi korban bersama warga”.Diungkapkan  Kapolsek Kutowinangun AKP Krida Risanto.

Menurut keterangan pihak keluarga, korban yang mengalami pikun itu meninggalkan rumah tanpa sepengetahuan anak korban. Pihak keluarga sudah sempat berusaha mencarinya, namun belum berhasil menemukannya.

Berdasarkan hasil pemeriksaan oleh team Inafis dan tenaga medis bahwa korban meninggal akibat tercebur ke saluran irigasi. Korban mengalami luka di kepala, tangan kanan dan pelipis diakibatkan karna benturan saluran irigasi. Kendati begitu  petugas tidak menemukan adanya tanda tanda kekerasan. Selanjutnya korban di serahkan kepada pihak keluarga untuk segera di makamkan.

KORBAN JEMBATAN AMBROL DITEMUKAN MENINGGAL DI WADUK SEMPOR

Setelah tiga hari pencarian Sutiem (47) warga Desa Sampang, Kecamatan Sempor, Kabupaten Kebumen, terjatuh saat melintasi jembatan yang ambrol di desa setempat ditemukan dalam kondisi meninggal dunia di area waduk sempor. Korban ditemukan tim SAR gabungan pukul 14.30 WIB Minggu 24 Oktober 2021, di muara Waduk Sempor.

Usai ditemukan, tim kemudian melakukan proses evakuasi dengan perahu karet dan membawa

jenazah ke tepi waduk. Selanjutnya, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk

segera dimakamkan. Penemuan jenazah korban berjarak sekitar 4 kilometer dari tempat kejadian

naas tersebut.

Salam, selaku kepala bidang kedaruratan BPBD Kebumen menyampaikan, korban dilaporkan

hilang terbawa arus sungai pada sejak jumat 22 Oktober 2021.

 “Sore itu, korban tengah melintas menggunakan jembatan di wilayah tempat tinggalnya. Naas, jembatan ambrol dan menyebabkankorban jatuh terbawa arus air deras.”terangnya.

 Pada saat kejadian, cuaca tengah hujan deras disertai angin.Pada saat korban menyebrang jembatan arus sungai deras mengakibatkan jembatan runtuh dankorban terhanyut arus sungai.

TERGULUNG OMBAK PEMANCING DITEMUKAN TEWAS

Kecelakaan perairan kembali terjadi di wilayah laut kebumen, Kali ini, terjadi di Pantai Desa Karangbolong, kecamatan Buayan, Kabupaten Kebumen. Peristiwa laka laut ini terjadi pada sabtu sore sekitar pukul 13.20 WIB. 

Menurut Suharyadi(40) warga Kelurahan Karanganyar, Kebumen, yang sedang memancing tak jauh dari lokasi kejadian sempat melihat korban sudah terjatuh ke air, korban sempat meminta tolong namun saat itu tubuhnya sudah telanjur digulung ombak. 

Dari hasil penyelidikan yang dilakukan oleh petugas kepolisian, kuat dugaan korban adalah seorang pemancing. Pasalnya disekitar lokasi ditemukan sepeda motor matic yang diduga adalah milik korban.

Salam, selaku selaku kepala bidang kedaruratan BPBD Kebumen mengatakan, hingga senin pagi upaya pencarian terhadap pemancing tanpa identitas tersebut telah membuahkan hasil dengan ditemukannya sesosok jenazah diperairan menganti karangduwur, kecamatan ayah, kebumen.

 “Untuk kepentingan identifikasi sementara ini korban dibawa ke RSUD kebumen”pungkasnya.

DAPAT ALOKASI DANA ASPIRASI DESA SIDOMUKTI BANGUN LAPANGAN

Kebutuhan terhadap lapangan bagi masyarakat sangat diperlukan, terlebih untuk kegiatan olah raga dan kemasyarakatan. Seperti halnya desa Sidomukti, kecamatan Ambal, kabupaten Kebumen ini, yang mendapatkan alokasi dana aspirasi sebesar 308.836.500 digunakan untuk membangun lapangan desa setempat.

Pembangunan dilaksanakan dengan melakukan penggurugan dan pembangunan talud lapangan, pasalnya letak tanah setara dengan sawah sehingga ketika musim penghujan lapangan tidak bisa digunakan karena becek.

Kepala desa Sidomukti Muhamad Nasirudin, mengatakan adanya lapangan cukup dirasakan manfaatnya untuk pengembangan kegiatan masyarakat. Terlebih di beberapa desa sekitar belum terdapat adanya lapangan yang memadai.

“ Harapanya setelah lapangan yang berada dilokasi tanah kas desa ini jadi dapat difungsikan untuk kegiatan sekolah, turnamen juga gelaran tradisi budaya”jelasnya.

Setelah dilakukan pengurugan dan pembagunan talud harapannya ketika musim penghujan tidak becek lagi, sehingga lapangan dapat difungsikan setiap saat. Dengan dana aspirasi tersebut pengerjaan pembangunan diperkirakan memakan waktu sekitar 50 hari kerja.

TERKENA POHON TUMBANG PENGENDARA MOTOR DILARIKAN KE RS

Hujan disertai angin kencang yang mengguyur wilayah Gombong, mengakibatkan pohon mahoni tumbang di Desa Kalitengah, Kecamatan Gombong, Kebumen, pada senin sore kemarin. Akibatnya, arus lalulintas harus terputus dan dialihkan ke jalan desa saat pohon berukuran cukup besar yang tumbuh di tepian jalan itu menutup Jalan Puring.

Kasi Humas Polres Iptu Tugiman, menyampaikan peristiwa pohon tumbang terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Meski tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun rumah milik Kasmuri warga setempat mengalami kerusakan lumayan parah pada bagian atap.

Selain itu, menurut Tugiman ada warga yang nyaris tertimpa ranting pohon yang tumbang,yakni Riko Setiawan saat mengendarai sepeda motor dijalan tersebut.

“Korban  mengalami luka ringan dan harus dilarikan ke RS PKU Muhammadiyah Gombong untuk mendapatkan pertolongan setelah kepala, kaki, tangan lecet”terangya.

Guna mengatasi arus lalulintas sejumlah petugas dari Polsek bersama dengan Koramil, BPBD, PLN, Petugas Telkom dan warga sekitar datang ke lokasi dan melakukan evakuasi. Jalur tersebut kembali bisa dilintasi setelah Evakuasi berlangsung sekitar 1,5 Jam.

ADI TERSANGKA KORUPSI MANTAN KADISNAKERKOP UKM LANGSUNG DITAHAN KEJARI KEBUMEN

Siti Kharisah, Mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (Kadisnakerkop UKM) Kebumen tahun Tahun 2019 ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan penyimpangan dan atau Penyalahgunaan pada program yang dilaksanakan Disnakerkop UKM Kebumen Tahun 2019. 

Kepala Seksi Tindak Pidana Khusus (Pidus) Budi Setyawan mengatakan, setelah diperiksa selama empat jam dan menjawab 22 pertanyaan langsung dilakukan penahanan terhadap Siti Kharisah.

“ Tersangka Saat ini, ditahan di Rutan Polres Kebumen selama 20 hari kedepan. Penahanan dilaksanakan sejak 13 Oktober 2021 sampai dengan 1 November 2021 mendatang”jelasnya.

Dalam perkara ini tersangka diduga melanggar Pasal 12 i dan atau Pasal 3 junto Pasal 18 Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 Jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi junto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP. Penyidik melakukan penahanan terhadap tersangka dikarenakan alasan subjektif dan objektif dari penyidik yaitu adanya dugaan atau kekhawatiran melarikan diri, mengulangi tindak pidana atau menghilangkan barang bukti.

CEGAH GANGGUAN KAMTIBMAS WARGA DESA SIDOMUKTI CANANGKAN LAMPUNISASI JALAN

Astajib (45) seorang warga Desa Sidomukti, Kecamatan Ambal, Kebumen, menyumbangkan instalasi penerangan jalan umum (PJU) sebanyak 20 titik. Aksi sosial ini dilakukan bukan tanpa alasan, melainkan sebagai upaya antisipasi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat. 

Astajib yang juga Pimpinan Jamaah Pengajian Al Basit rela mengeluarkan kocek tidak sedikit dari saku pribadinya demi keamanan dan kenyamanan bersama. Suasana jalan yang gelap pada waktu malam, tentu menimbulkan Kamtibmas. Maka dirinya mencoba membantu kelancaran akses lalu lintas warga khususnya pada malam hari.

“Bantuannya tersebut diwujudkan dalam bentuk material atau bahan baku hingga pemasangan instalasi PJU yang tersebar di tiga ruas jalan Desa Sidomukti. Tidak hanya itu, ia juga akan menaggung biaya tagihan bulanan listrik PJU yang telah terpasang Sementara ini memang ada sebagian ambil dari rumah yang terpasang lampu karena meteran listrik mencakupi seluruhnya. ”jelasnya.

Upaya ini merupakan keinginannya memberikan kontribusi terhadap desa agar tercipta desa yang maju. Jumlah ada 20 titik lampu, bertempat di 3 ruas jalan desa yang dipasang lampu. Untuk lampu sendiri dipasang 15 watt. Pemasangan lampu menggunakan tiang setinggi sekitar 3 meter. Kedepan akan mengajukan meteran KWH listrik sosialn diperuntukan PJU.

GARA-GARA NARKOBA DUA PEMUDA DI KEBUMEN KEMBALI MASUK BUI

Jajaran Satresnarkoba Polres Kebumen kembali berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan narkoba jenis sabu-sabu. Kali ini dua pemuda dn (31) warga Desa Adikarso dan js (33) warga Desa Gemeksekti Kecamatan Kebumen, ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Wakapolres Kebumen Kompol Edi Wibowo menyampaikan keduanya ditangkap di dua tempat berbeda.

“ Tersangka dn ditangkap di Desa Adikarso, sementara tersangka js di Desa Gemeksekti,

Dari para tersangka polisi mendapatkan sejumlah barang bukti berupa sabu-sabu seberat 1,12 gram,alat bantu hisap,korek gas,pipet dan handphone”jelasnya.

Dari pengakuan tersangka dn, ia mengkonsumsi sabu sebulan terakhir, sementara js mengaku menggunakan narkoba jenis sabu sejak tahun 2018.Iia juga pernah masuk penjara karena kasus penyalahgunaan narkoba dan divonis 1,5 tahun penjara oleh pn Kebumen.

Kini para tersangka dijerat dengan pasal 112 ayat (1) uu ri Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika,dengan ancaman penjara paling lama 20  tahun dan denda paling banyak delapan miliar rupiah

SEMPAT ANJLOK HARGA TELUR AYAM MULAI MERANGKAK NAIK

Salah satu pedagang di pasar Tumenggunang Kebumen Umi Sholihah(43) mengatakan, hargatelur setengah bulan terkahir sempat turun dan kini telah merangkak naik kembali.

“Harga telur ayam yang sebelumnya mengalami penurunan yakni Rp.18.000., perkilo kinimenjadi Rp.19.000 perkilogramnya.”jelasnya.

Berbeda halnya dengan harga daging ayam justru mengalami penurunan, yang semula 30.000perkilogramnya kini menjadi 29.000/kg. Sedangkan untuk harga daging sapi tergolong stabil,yaitu 115.000 perkilogramnya. Termasuk kebutuhan pokok lainya seperti beras dan minyakgoreng hingga gula pasir masih stabil.

Sementara itu, di lapak sayuran para pedagang menyampaikan untuk kebutuhan sayuran danbumbu dapur juga terpantau masih normal. Menurut sejumlah pedagang dengan kondisi normalseperti ini, tak hanya pembeli saja yang senang namun pedagang pun ikut gembira karenaperekonomian dipasar mulai berjalan normal seperti biasa.

SANDIAGA UNO BERIKAN PERLENGKAPAN TARI TOPENG LENGGER UNTUK SENIMAN

Menteri pariwisata dan ekonomi kreatif Sandiaga Salahuddin Uno mengaku sangat tertarik dengan berbagai macam kesenian di Indonesia. salah satunya adalah seni topeng yang kebanyakan untuk tarian, begitu juga ketika mengunjungi Desa Wisata Dieng Kulon, Kecamatan Batur, Kabupaten Banjarnegara, Jawa Tengah. Dalam kunjungannya, Mas Menteri memberikan bantuan modal untuk membuat topeng dan kostum seharga 20 juta rupiah. 

“Ini cukup untuk membuat 20 unit topeng dan 4 set kostum tari,” kata Mbah Mujiono seniman topeng yang ditemui Mas Menteri. Mbah Mujiono  mengatakan, harga satu set pakaian tari seharga 2,5 juta rupiah dan harga satu topeng seharga 500 ribu rupiah. Karena suasana pandemic maka dia dan seniman lain tidak mampu mengganti pakaian yang dibuat menari dikarenakan sepinya pertunjukan dan panggilan untuk menari. 

Atas dasar itu, Mas Menteri memberi bantuan seniman tersebut dengan memberi uang modal membuat 20 topeng yang masing-masing seharga 500 ribu per topeng dan empat pasang pakaian tari baru sehngga total yang diberikan adalah rp 20 juta.

“Saya ucapkan  terima kasih kepada mas menteri, dia itu pemimpin yang peduli,” tegasnya.

Mbah Mujiono juga mengaku memiliki 35 penari yang ikut menampilkan topeng lengger. Sebelumnya, Mas Mentri mendengarkan curhat Mbah Mujiono sang seniman tentang topeng lengger Dieng Kulon dan pakaian tari yang sudah mulai rusak dan lusuh. Padahal mereka diajak untuk tampil di Festival Kebudayaan di Thailand, sehingga mereka meminta bantuan Mas Menteri.  Mbah Mujiono mengatakan, selain ada Covid-19 pihaknya masih menunggu kepastian untuk bisa berangkat ke Thailand untuk mementaskan tarian tersebut. 

Sementara sandi mengungkapkan, saat ini tamu-tamu juga sudah mulai banyak sehingga tidak layak untuk mementaskan dengan pakaian yang lusuh. Oleh karenanya dia memberikan bantuan membelikan pakaian dan topeng sehingga bisa lebih layak tampil. Menurutnya, masih adanya kesenian model seperti ini di kawasan Dieng memang harus terus dilestarikan. Namun, dia meminta kepada Mbah Mujiono untuk melaporkan apa yang sudah dibelinya kepada Kepala Desa untuk pertangung jawabannya. Dalam kunjungannya,  Mas Menteri juga melihat produk suvenir kriya lukisan kayu, tongkat pringgodani, topeng lengger.

TIGA HARI PENCARIAN TIMSAR TEMUKAN SATU NELAYAN YANG HILANG

Selama tiga hari melakukan pencarian Tim SAR gabungan berhasil temukan satu korban nelayan yang hilang terbawa ombak laut selatan kebumen saat menebar jaring ikan di pantai Desa Sumberjati, Kecamatan Ambal, Kabupaten Kebumen pada Sabtu siang kemarin di temukan di pantai  Desa Tlogodepok, Kecamatan Mirit, Kebumen pada Senin pagi.

Korban yang ditemukan oleh Tim SAR tersebut diketahui atas nama Sofyan Sauri(50) dalam kondisi sudah meninggal dunia, setelah dapat dievakuasi selanjutnya korban langsung dibawa kerumah duka di Desa Sumberjati untuk segera dimakamkan.

Menurut Amin selaku koordinator Tim SAR gabungan mengatakan, korban di temukan sekitar pukul 05.45 wib, diradius tiga kilometer ke arah timur dari lokasi kejadian.

“Setelah dilakukan pencarian selama tiga hari kami baru menemukan satu korban bernama Sofyan satu lagi belum di temukan”ujarnya.

Sementara ini Tim SAR masih terus melakukan pencarian terhadap satuh lagi korban atas nama Mugiyono(32) yang hingga saat ini belum ditemukan, dengan cara menyisir pantai di darat serta menggunakan perahu di tengah laut.

KELAPA GENJAH ENTOG ASAL KEBUMEN DIMINATI WARGA LUAR PULAU

Kabupaten Kebumen memiliki banyak potensi yang bisa terus dikembangkan, salah satunya melalui sektor pertanian, dalam hal ini budidaya pembibitan Kelapa Genjah Entog. Jenis kelapa ini masih diterus di kembangkan oleh Dinas Pertanian dan Pangan (Distapang) Kabupaten Kebumen. Mereka menggalakkan pembibitan kelapa varietas unggulan asli daerah lokal.

Seperti yang dilakukan oleh Ahmad Subagiono kakek 70 tahun, warga Desa Bojongsari, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen. Yang sudah sejak tahun 1996 menjadi penangkar Kelapa Genjah Entog. Menurutnya, pohon kelapa genjah memiliki beberapa kelebihannya diantaranya waktu berbuah lebih cepat, yakni tiga sampai empat tahun. Buahnya yang dihasilkan juga lebih banyak yaitu 15 sampai 16 buah bahkan terkadang bisa sampai 20 buah tiap tandannya.

Menurut Subagiono, untuk medapatkan buah yang di jadikan bibit ia peroleh dari pohon kelapa miliknya sendiri dan membeli dari warga sekitar.

“Untuk harga 1 bibit Kelapa Genjah Entog dijual 30.000 rupiah dengan tinggi bibit 10 sampai 15 cm, sedangkan  untuk tinggi bibit sekitar 70 cm dijual 40.000 rupiah perbatangnya”terangnya.

Sementara pembelinya tidak hanya dari dalam kota namun dari berbagai daerah seperti Purworejo, Magelang hingga Lampung. Namun jika akan membeli pembeli harus memesan terlebih dahulu, karena butuh waktu yang cukup lama untuk menjadikan buah kelapa menjadi bibit yang siap dijual. Pasalnya permintaan bibit kelapa genjah entog saat ini masih cukup tinggi. 

SEMPAT ANJLOK HARGA TELUR AYAM MULAI MERANGKAK NAIK

Salah satu pedagang di pasar Tumenggunang Kebumen Umi Sholihah(43) mengatakan, hargatelur setengah bulan terkahir sempat turun dan kini telah merangkak naik kembali.

“Harga telur ayam yang sebelumnya mengalami penurunan yakni Rp.18.000., perkilo kinimenjadi Rp.19.000 perkilogramnya.”jelasnya.

Berbeda halnya dengan harga daging ayam justru mengalami penurunan, yang semula 30.000perkilogramnya kini menjadi 29.000/kg. Sedangkan untuk harga daging sapi tergolong stabil,yaitu 115.000 perkilogramnya. Termasuk kebutuhan pokok lainya seperti beras dan minyakgoreng hingga gula pasir masih stabil.

Sementara itu, di lapak sayuran para pedagang menyampaikan untuk kebutuhan sayuran danbumbu dapur juga terpantau masih normal. Menurut sejumlah pedagang dengan kondisi normalseperti ini, tak hanya pembeli saja yang senang namun pedagang pun ikut gembira karenaperekonomian dipasar mulai berjalan normal seperti biasa.

HOBI PELIHARA KELINCI LAHAN BISNIS BERBUAH MANIS

Berawal dari hobi kelinci,  kini Ahmad Habib Musafa warga Desa Bendogarap, Kecamatan Klirong, Kabupaten Kebumen, dapat mengais rezeki dari kegemarannya memelihara kelinci.

Pria berusia 28 tahun ini mengaku awalnya hanya memelihara beberapa ekor kelinci saja, namun karena melihat peluang pasaran yang cukup menjanjikan, kini dirinya mengembangkan kelinci pedaging jenis New Zealand mulai tahun 2018 lalu.

Jenis kelinci ini mungkin tidak terlalu dikenal oleh pecinta kelinci hias, namun kelinci New Zealand ini sangat terkenal bagi para peternak kelinci pedaging. Kelinci ini mempunyai bobot yang di atas rata-rata kelinci lain. Jenis ini terkenal dengan bulu yang berwarna putih dan juga warna mata yang berwarna merah, Hal tersebut yang menjadikan kelinci New Zealand ini banyak untuk dipelihara sebagai kelinci hias.

Kelinci New Zealand ini merupakan persilangan antara Flemish Giant dan Belgian Hare di tahun 1900-an dan menghasilkan beberapa jenis kelinci berdasarkan warna dari bulu kelinci. Karena populasinya cepat, kini Habib memiliki sedikitnya 80 ekor yang ada dikandang miliknya dengan jumlah indukan 20 sampai 25 ekor.

“Dari hasil ternak ini saya  bisa meraup untung sekitar 1.500.000-2.000.000 rupiah setiap bulannya”diungkpkan Ahmad Habis peternak kelinci.

Daging kelinci ini mulai diminati masyarakat , untuk harga daging kelinci karkas dijual seharga 60.000-70.000 rupiah.Sedangkan daging kelinci fillet dijual dengan harga 100.000-110.000 rupiah.

TERJARING RAZIA PENGGUNA JALAN DAPAT JAMU DAN SAYURAN

Biasanya banyak pengguna jalan yang menghindari razia polisi namun tidak untuk kali ini, pasalnya sejumlah pengguna jalan yang terjaring operasi patuh candi oleh Satlantas Polres Kebumen, justru mendapatkan hadiah atau reward dari polisi saat tertib lalu lintas dan prokes 5M.

Kasat lantas Polres Kebumen AKP.Sugiyanto menyampaikan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat untuk tertib berlalu lintas dan prokes 5m serta menghimbau masyarakat untuk tidak takut mengikuti vaksinasi.

“Dalam operasi patuh candi kali ini Polres Kebumen membagikan banyak hadiah berupa sayur mayur, jamu, paket sembako serta coklat. Sejumlah hadiah tersebut dibagikan cuma-cuma kepada seluruh pengguna jalan yang terjaring razia operasi patuh candi 2021”.jelasnya.

 Hal ini pun disambut baik oleh para pengguna jalan.Seperti halnya diungkapkan eka, apalagi di tengah sulitnya ekonomi karena pandemi covid-19.

“Program ini sangat menarik bagi masyarakat,apagi hadiah berupa sayuran ini cukup membantu saat pandemi”pungkasnya.

DUA NELAYAN DESA SUMBERJATI HANYUT TERBAWA OMBAK KARENA TERLILIT TAMBANG JARING

Terlilit tambang jaring dua nelayan desa sumberjati hanyut terbawa ombak pantai selatan. Dari keterangan saksi yang melihat langsung dikethui kedua korban hilang yakni Sofyan sauri(55) dan Mugiono(32), pada saat kejadian korban  sofyan sedang memasukkan jaring ke tengah laut sedangkan korban Mugiyono memegang tali jaring di belakang.

Beberapa saat kemudian korban Sofyan melepas jaring dan jaring sudah terbawa air tiba-tiba ada tali yang menyangkut kaki kanan Sofyan dan terseret ke tengah laut. Mengetahui hal tersebut Mugiono langsung menahan dan mencoba menarik ke daratan, namun karena kuatnya arus kedua orang tersebut tidak kuat dan akhirnya terlepas, naasnya ada tali yang menyangkut di tangan mugiono sehingga korbanpun ikut terseret ke tengah laut.

Kepala desa sumberjati Nur khamim mengatakan, kedua korban merupakan dua nelayan pantai yang biasa menjaring ikan, bahkan salah satu korban yakni sofyan adalah ketua kelompok nelayan di desa setempat.

“Selain warga yang melakukan pencarian juga ada TimSAR gabungan yang turut membatu pencarian korban, namun hingga saat ini kedua korban belum berhasil ditemukan.”terangnya.

PPKM LEVEL 4 POLRES KEBUMEN SALURKAN BANTUAN 100 PAKET BERAS KE PKL DAN OJOL

Gelar patroli skala besar, dalam rangka ppkm level 4 berjalan kondusif, dilakukan secara humanis oleh polres kebumen dengan menyalurkan bantuan 100 paket beras ke pkl dan ojol, yang masih ditemukan pada malam hari.

 

Guna memastikan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (ppkm) level 4 berjalan aman dan kondusif, polres kebumen menggelar patroli skala besar/ yang dilakukan secara humanis dengan memberikan bantuan berupa 100 paket beras kepada masyarakat.

 

Kegiatan dipimpin langsung oleh kapolres kebumen akbp piter yanottama, yang berlangsung pada malam hari tersebut. Petugas gabungan menyisir ke sejumlah titik yang dinilai masih rawan terjadinya kerumunan masyarakat.

 

Dalam kegiatan tersbut, petugas masih banyak mendapati sejumlah para pedagang yang nekat buka diluar jam yang telah ditentukan.

Melihat kondisi tersebut, petugas pun mengimbau agar para pedagang mematuhi aturan ppkm level 4 yang telah ditentukan.

 

Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak, polres kebumen memberikan bantuan berupa beras, yang diberikan kepada para pedagang kaki lima dan sejumlah ojek online yang masih mangkal.

 

Melalui kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan disiplin masyarakat untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan di tengah ppkm darurat level 4. Hal ini dilakukan untuk memutus rantai penyebaran covid yang sampai saat ini masih terus menunjukan tren peningkatan yang signifikan.

© 2016 - 2021 BMSTV. All rights reserved.